Teori
Secara umum, teori adalah sebuah sistem konsep abstrak yang
mengindikasikan adanya hubungan diantara konsep-konsep tersebut yang
membantu kita memahami sebuah fenomena. Sehingga bisa dikatakan bahwa
suatu teori adalah suatu kerangka kerja konseptual untuk mengatur
pengetahuan dan menyediakan suatu cetak biru untuk melakukan beberapa
tindakan selanjutnya.
Tiga hal yang perlu diperhatikan tentang teori adalah:
1. Teori merupakan suatu proporsi yang terdiri dari konstrak yang sudah
didefinisikan secara luas sesuai dengan hubungan unsur-unsur dalam
proporsi tersebut secara jelas
2. Teori menjelaskan hubungan antar variable sehingga pandangan yang
sistematik dari fenomena yang diterangkan variabel-variabel tersebut
dapat jelas
3. Teori menerangkan fenomena dengan cara menspesifikasikan variable yang saling berhubungan.
Salah satu definisi mengenai teori ialah serangkaian asumsi,
konsep, konstruk, definisi dan proposisi untuk menerangkan suatu
fenomena secara sisitematis dengan cara merumuskan hubungan
antar konsep (Kerlinger, FN).
Definisi lain mengatakan bahwa teori merupakan pengetahuan
ilmiah yang mencakup penjelasan mengenai suatu faktor tertentu
dari satu disiplin ilmu. Teori mempunyai beberapa karakteristik
sebagai berikut;
1. harus konsisten dengan teori-teori sebelumnya yang
memungkinkan tidak terjadinya kontraksi dalam teori keilmuan
secara keseluruhan.
2. harus cocok dengan fakta-fakta empiris, sebab teori yang
bagaimanapun konsistennya apabila tidak didukung oleh pengujian
empiris tidak dapat diterima kebenarannya secara ilmiah.
3. Ada empat cara teori dibangun menurut Melvin Marx :
1) Model Based Theory,
Berdasarkan teori pertama teori berkembang adanya jaringan konseptual
yang kemudian diuji secara empiris. Validitas substansi terletak pada
tahap-tahap awal dalam pengujian model, yaitu apakah model bekerja
sesuai dengan kebutuhan peneliti.
2) Teori deduktif,
Teori kedua mengatakan suatu teori dikembangkan melalui proses deduksi.
Deduksi merupakan bentuk inferensi yang menurunkan sebuah kesimpulan
yang didapatkan melalui penggunaan logika pikiran dengan disertai
premis-premis sebagai bukti. Teori deduktif merupakan suatu teori yang
menekankan pada struktur konseptual dan validitas substansialnya. Teori
ini juga berfokus pada pembangunan konsep sebelum pengujian empiris.
3) Teori induktif,
Teori ketiga menekankan pada pendekatan empiris untuk mendapatkan
generalisasi. Penarikan kesimpulan didasarkan pada observasi realitas
yang berulang-ulang dan mengembangkan pernyataan-pernyataan yang
berfungsi untuk menerangkan serta menjelaskan keberadaan
pernyataan-pernyataan tersebut.
4) Teori fungsional
Teori keempat mengatakan suatu teori dikembangkan melalui interaksi yang
berkelanjutan antara proses konseptualisasi dan pengujian empiris yang
mengikutinya. Perbedaan utama dengan teori deduktif terletak pada proses
terjadinya konseptualisasi pada awal pengembangan teori. Pada teori
deduktif rancangan hubungan konspetualnya diformulasikan dan pengujian
dilakukan pada tahap akhir pengembangan teori.
Berikut ini adalah definisi dan pengertian teori menurut beberapa ahli:
# JONATHAN H. TURNER
Teori adalah sebuah proses mengembangkan ide-ide yang membantu kita menjelaskan bagaimana dan mengapa suatu peristiwa terjadi
# LITTLEJOHN & KAREN FOSS
Teori merupaka sebuah sistem konsep yang abstrak dan hubungan-hubungan
konsep tersebut yang membantu kita untuk memahami sebuah fenomena
# KERLINGER
Teori adalah konsep-konsep yang berhubungan satu sama lainnya yang mengandung suatu pandangan sistematis dari suatu fenomena.
# NAZIR
Teori adalah pendapat yang dikemukakan sebagai keterangan mengenai suatu peristiwa atau kejadian.
# STEVENS
Teori adalah suatu pernyataan yang isinya menyebabkan atau mengkarakteristikkan beberapa fenomena
# FAWCETT
Teori adalah suatu deskripsi fenomena tertentu, suatu penjelasan tentang
hubungan antar fenomena atau ramalan tentang sebab akibat satu fenomena
pada fenomena yang lain.
# TRAVERS
a theory consist of generalizations intended to explain phenomena and
that the generalizations must be predictive. Teori terdiri dar
generalisasi yang dimaksudkan untuk menjelaskan dan memprediksi sebuah
fenomena
# EMORY – COOPER
Teori merupakan suatu kumpulan konsep, definisi, proposisi, dan variable
yang berkaitan satu sama lain secara sistematis dan telah
digeneralisasikan , sehingga dapat menjelaskan dan memprediksi suatu
fenomena (fakta-fakta) tertentu
# CALVIN S. HALL & GARDNER LINZEY
Teori adalah hipotesis (dugaan sementara) yang belum terbukti atau spekulasi tentang kenyataan yang belum diketahui secara pasti
# KING
Teori adalah sekumpulan konsep yang ketika dijelaskan memiliki hubungan dan dapat diamati dalam dunia nyata
# MANNING
Teori adalah seperangkat asumsi dan kesimpulan logis yang mengaitkan
seperangkat variabel satu sama lain. Teori akan menghasilkan
ramalan-ramalan yang dapat dibandingkan dengan pola-pola yang diamati.
Asumsi
Seperti telah dijelaskan bahwa postulat (asumsi/aksioma) atau patokan
pikir itu adalah “suatu keterangan yang benar”, yang kebenarannya itu
dapat diterima tanpa harus diuji atau dibuktikan lebih lanjut, digunakan
untuk menurunkan keterangan lain sebagai landasan awal untuk menarik
suatu kesimpulan.
Hipotesis
Hipotesis adalah jawaban sementara terhadap permasalahan yang
sedang diteliti. Hipotesis merupakan saran penelitian ilmiah
karena hipotesis adalah instrumen kerja dari suatu teori dan
bersifat spesifik yang siap diuji secara empiris. Dalam
merumuskan hipotesis pernyataannya harus merupakan pencerminan
adanya hubungan antara dua variabel atau lebih.
Hipotesis ini merupakan pasal dari bab postulat untuk merincinya satu
persatu secara jelas dan tegas. Akan tetapi sebelum merincinya ada
bebertapa hal yang harus diperhatikan, antara lain:
1) Hipotesis adalah jawaban sementara terhadap yang diteliti;
2) Hipotesis dinyatakan dengan kalimat-kalimat “pernyataan” (statement) atau ungkapan yang di sebut”proposisi”;
3) Suatu proposisi (sebagai teori kecil/ad hock”) susunannya harus memperhatikan syarat-syarat sebagai berikut:
1. Kejelasan bentuk hubungan konsep-konsep / variable-variabel;
2. Derajat keeratan hubungan antar konsep / variable (proposition linkage);
3. Tinggi rendahnya nilai informasi (informative volue) dari proposisi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar